PENAMPILAN BAND SKA MONKEY BOOTS DALAM ACARA LAMPUNG MODS MAY DAY
PENAMPILAN BAND SKA MONKEY BOOTS DALAM ACARA LAMPUNG MODS MAY DAY
tahunan yang sangat dinantikan oleh
para penggemar Vespa di Lampung.
Acara ini terinspirasi dari gerakan
Mods yang berasal dari kaum buruh
di London, yang dikenal karena gaya
hidup mereka yang menggunakan
skuter Vespa dan mencintai berbagai
genre musik seperti ska Jamaika, Brit
Pop, Jazz, dan Hip Hop. Pada tahun
2024, Mods Mayday di Lampung
mengusung tema musik ska dan
menampilkan sejumlah band ska baik
lokal maupun nasional.
Acara ini berlangsung dengan meriah
di gedung bekas Isuzu pada tanggal
25 Mei 2024. Salah satu band
nasional yang tampil dalam acara ini
adalah Monkey Boots, sebuah band
ska terkenal yang berasal dari
Jakarta. Monkey Boots telah aktif
sejak tahun 2004 dan meskipun
mengalami beberapa pergantian
anggota, hanya tiga anggota asli yang
tetap aktif hingga saat ini: Edwin,
Adam, dan Indra.
Saat ini, Monkey Boots memiliki 10 anggota sebagai berikut:
- Edwin (Tuan Jenggo) sebagai vokalis dan pemain pianika.
- Sake (Indra) memainkan bass.
- Adam (Abiand) pada gitar ritem.
- Dwi Pramudito (PKWII).gitar lead
- Abah Masmo di keyboard.
- Rezky memegang drum.
- Handi bermain saksofon tenor.
- Zian bermain saksofon alto.
- Edot Pramono di trombone.
- Regina Raki sebagai vokalis latar.
Sejak pukul 21.00 WIB, para
penggemar Monkey Boots yang
akrab disapa sebagai "big monkey"
sudah memadati area depan
panggung. Mereka antusias
menyambut kedatangan band favorit
mereka dengan sorak-sorai yang
meriah. Setelah beberapa lagu
pembuka, saatnya tiba untuk
penampilan utama yang dinantikan,
yaitu lagu "Berdetak".
Lagu ini dimulai dengan intro piano
yang indah yang dimainkan oleh
Abah Masmo, serta melodi pianika
yang ditampilkan dengan apik oleh
Edwin, atau yang kerap disapa
sebagai Tuan Jenggo. Suasana di
sekitar panggung hening sejenak saat
para big monkey menikmati setiap
nada yang dimainkan. Saat lagu
berlanjut, para big monkey ikut serta
menyanyikan lirik-lirik lagu ini
dengan penuh semangat dan penuh
emosi, terbawa oleh energi panggung
yang ditampilkan dengan apik oleh
Monkey Boots.
"Berdetak" mengisahkan kisah cinta
tragis antara Hendri (28) dan Eka
(26), yang terpaksa berpisah karena
pertentangan antar keyakinan, yang
akhirnya memutuskan hubungan
mereka yang telah terjalin. Bagian
puncak dari penampilan ini adalah
saat Zian, pemain saxophone alto
dari Monkey Boots, memberikan
solo yang mendalam dan penuh
emosi. Solo ini tidak hanya
memperkuat nuansa dalam lagu,
tetapi juga menghadirkan
pengalaman mendalam bagi para big
monkey yang dapat merasakan setiap
nuansa yang ingin disampaikan
dalam lagu tersebut.
Penampilan "Berdetak" oleh Monkey
Boots di Mods Mayday 2024 tidak
hanya sekedar hiburan, tetapi juga
membawa para penggemar dalam
perjalanan emosional yang
mendalam. Dengan musik ska yang
khas dan lirik yang penuh makna,
band ini berhasil menyampaikan
cerita yang mengena tentang cinta
dan perpisahan kepada para
penggemarnya. Mereka tidak hanya
menyaksikan sebuah pertunjukan
musik, tetapi juga merasakan setiap
emosi yang disampaikan melalui
lagu-lagu Monkey Boots,
menjadikan Mods Mayday 2024
sebuah pengalaman yang tak
terlupakan bagi semua yang hadir.



Komentar
Posting Komentar